Latest News

Rabu, 27 Juli 2016

DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF PENJAJAHAN JEPANG DI INDONESIA



DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF PENJAJAHAN JEPANG DI INDONESIA
Romusha oleh Jepang
17 Agustus 1945, Indonesia mengumumkan kemardekaannya. Mengapa merdeka ? Karena Indonesia berhasil melepaskan diri dari kekangan para penjajah. Tanpa adanya penjajah, maka tidak ada kata merdeka. Wah, berarti, berterima kasihlah kepada para penjajah. Karena, dengan mereka menjajah Indonesia, kita jadi memiliki momen kemerdekaan. 
Negara yang pernah menjajah Indonesia tidaklah sedikit. Jepang termasuk diantaranya. Jepang menjajah Indonesia kurang lebih selama 3,5 tahun. Waktu yang singkat untuk ukuran penjajah. Namun, penjajahan Jepan meninggalkan bekas mendalam di lubuk hati Indonesia. Eiitss... jangan salah dulu, bekas itu tidak hanya berupa sesuatu yang negatif. Namun juga, sesuatu yang positif. Nah, berikut uraiannya.... 
      a.       Dampak positif penjajahan Jepang :
    1. Diperbolehkannya bahasa Indonesia untuk menjadi bahasa komunikasi nasional dan menyebabkan bahasa Indonesia mengukuhkan diri sebagai bahasa nasional.
    2. Jepang mendukung semangat anti-Belanda, sehingga mau tak mau ikut mendukung semangat nasionalisme Indonesia. Antara lain menolak pengaruh-pengaruh Belanda, misalnya perubahan nama Batavia menjadi Jakarta.
    3. Untuk mendapatkan dukungan rakyat Indonesia, Jepang mendekati pemimpin nasional Indonesia seperti Soekarno dengan harapan agar Soekarno mau membantu Jepang memobilisasi rakyat Indonesia. Pengakuan Jepang ini mengukuhkan posisi para pemimpin nasional Indonesia dan memberikan mereka kesempatan memimpin rakyatnya.
    4. Dalam bidang ekonomi didirikannya kumyai yaitu koperasi yang bertujuan untuk kepentingan bersama.
    5. Mendirikan sekolah-sekolah seperti SD 6 tahun, SMP 9 tahun, dan SLTA
    6. Pembentukan strata masyarakat hingga tingkat paling bawah yaitu rukun tetangga (RT) atau Tonarigumi
    7. Diperkenalkan suatu sistem baru bagi pertanian yaitu line system (sistem pengaturan bercocok tanam secara efisien) yang bertujuan untuk meningkatkan produksi pangan.
    8. Dibentuknya BPUPKI dan PPKI untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia. Dari sini muncullah ide Pancasila.
    9. Jepang dengan terprogram melatih dan mempersenjatai pemuda-pemuda Indonesia demi kepentingan Jepang pada awalnya. Namun oleh pemuda hal ini dijadikan modal untuk berperang yang dikemudian hari digunakan untuk menghadapi kembalinya pemerintah kolonial Belanda.
    10. Dalam pendidikan dikenalkannya sistem Nipon-sentris dan diperkenalkannya kegiatan upacara dalam sekolah.
    11. Bidang politik :
                                                               i.      Melarang penggunaan Bahasa Belanda dan memperbolehkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar.
                                                             ii.      Dibentuknya badan persiapan kemerdekaan Indonesia, yaitu BPUPKI dan PPKI. Dengan kemunculan badan persiapan ini, muncullah ide Pancasila.
                                                            iii.      Mendukung semangat Anti-Belanda, sehingga secara tidak langsung Jepang ikut mendukung semangat jiwa nasionalisme Indonesia.
                                                           iv.      Memberi kesempatan bagi rakyat Indonesia untuk ikut serta dalam pemerintahan politik.
l.         Bidang ekonomi :
                                                               i.      Melarang penggunaan Bahasa Belanda dan memperbolehkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar.
                                                             ii.      Dibentuknya badan persiapan kemerdekaan Indonesia, yaitu BPUPKI dan PPKI. Dengan kemunculan badan persiapan ini, muncullah ide Pancasila.
                                                            iii.      Mendukung semangat Anti-Belanda, sehingga secara tidak langsung Jepang ikut mendukung semangat jiwa nasionalisme Indonesia.
                                                           iv.      Memberi kesempatan bagi rakyat Indonesia untuk ikut serta dalam pemerintahan politik.
m.    Bidang sosial :
                                                               i.      Mulai berkembangnya tradisi kerja bakti massal melalui kinrohosi.
                                                             ii.      Munculnya sikap persatuan dan kesatuan dalam mengusir penjajah di Indonesia.
                                                            iii.      Bangsa Indonesia mengalami berbagai pembaharuan akibat didikkan Jepang yang menumbuhkan kesadaran dan keyakinan yang tinggi akan harga dirinya.
                                                           iv.      Pembentukan strata masyarakat hingga tingkat paling bawah yaitu Tonarigami atau Rukun Tetangga (RT).
n.      Bidang budaya :
                                                               i.      Jepang mendirikan Keimin Bunka Shidosho (Pusat Kebudayaan) tanggal 1 April 1943 di Jakarta. Fungsi lembaga ini mewadahi aktivitas kebudayaan Indonesia.
                                                             ii.      Pembentukan Persatuan Aktris Film Indonesia (PERSAFI) yang bertujuan mendorong aktris-aktris profesional dan amatir Indonesia untuk bereksperimen dengan mengubah lakon terjemahan bahasa asing ke Bahasa Indonesia.
o.      Bidang birokrasi dan militer :
                                                               i.      Jepang memberikan pelatihan militer-semimiliter kepada pemuda Indonesia dan mempersenjatai pemuda demi keperluan perang Jepang. Seperti mengikutsertakan pemuda ke organisasi keibodan, heiho, suisintai dan sebagainya

      b.      Dampak negatif Penjajahan Jepang
    1. Penghapusan semua organisasi politik dan pranata sosial warisan Hindia Belanda yang sebenarnya banyak diantaranya yang bermanfaat bagi kemajuan ilmu pengetahuan, sosial, ekonomi, dan kesejahteraan warga.
    2. Romusha, mobilisasi rakyat Indonesia (terutama warga Jawa) untuk kerja paksa dalam kondisi yang tidak manusiawi.
    3. Penghimpunan segala sumber daya seperti sandang, pangan, logam, dan minyak demi kepentingan perang. Akibatnya beras dan berbagai bahan pangan petani dirampas Jepang sehingga banyak rakyat yang menderita kelaparan.
    4. Krisis ekonomi yang sangat parah. Hal ini karena dicetaknnya uang pendudukan secara besar-besaran sehingga menyebabkan terjadinya inflasi.
    5. Kebijakan self sufficiency (kawasan mandiri) yang menyebabkan terputusnya hubungan ekonomi antar daerah.
    6. Kebijakan fasis pemerintah militer Jepang yang menyebar polisi khusus dan intelijen di kalangan rakyat sehingga menimbulkan ketakutan. Pemerintah Jepang bebas melanggar hak asasi manusia dengan menginterogasi, menangkap, bahkan menghukum mati siapa saja yang dicurigai atau dituduh sebagai mata-mata atau anti-Jepang tanpa proses pegadilan.
    7. Pembatasan pers sehingga tidak ada pers yang independen, semuanya dibawah pengawasan Jepang.
    8. Terjadinya kekacauan situasi dan kondisi keamanan yang parah seperti maraknya perampokan, pemerkosaan dan lain-lain.
    9. Pelarangan terhadap buku-buku berbahasa Belanda dan Inggris yang menyebabkan pendidikan yang lebih tinggi terasa mustahil.
    10. Banyak guru-guru yang dipekerjakan sebagai pejabat-pejabat pada masa itu yang menyebabkan kemunduran standar pendidikan secara tajam.
    11. Bidang Politik :
                                                               i.      Dilarangnya kegiatan politik dan dibubarkannya organisasi politik yang ada.
                                                             ii.      Dilarangnya segala jenis rapat dan kegiatan politik.
l.         Bidang ekonomi :
                                                               i.      Jepang mengeksploitasi SDA dan SDM untuk kepentingan perang.
                                                             ii.      Jepang mengmbil secara paksa makanan, pakaian dan pembekalan lainnya dari rakyat Indonesia tanpa kompensasi.
                                                            iii.      Terjadinya inflasi dan krisis ekonomi yang sangat menyengsarakan rakyat.
                                                           iv.      Terputusnya hubungan antar daerah akibat dari self sufficiency.
                                                             v.      Kegiatan ekonomi diarahkan untuk kepentingan perang sehingga seluruh potensi SDA dan bahan mentah lainnya digunakan untuk mendukung industri perang.
                                                           vi.      Penerapan sanksi yang berat oleh Jepang dengan menerapkan sistem ekonomi secara ketat.
                                                          vii.      Menerapkan sistem ekonomi perang dan sistem autarki (memenuhi kebutuhan daerah sendiri dan menunjang kegiatan perang).
m.    Bidang Sosial :
                                                               i.      Adanya praktik perbudakan wanita (yugun ianfu). Banyak wanita muda Indonesia yang digunakan sebagai wanita penghibur bagi perang Jepang.
                                                             ii.      Kegiatan romusha yang menyengsarakan dan memiskinkan rakyat.
                                                            iii.      Pembatasan pers sehingga tidak ada pers yang independent dan pengawasan berada di bawah pengawasan Jepang.
                                                           iv.      Terjadinya kondisi yang parah dan maraknya tindak kriminal seperti perampokan, pemerkosaan dan lain-lain.
n.      Bidang pendidikan :
                                                               i.      Banyak guru-guru yang dipekerjakan sebagai pejabat pada masa itu yang menyebabkan kemunduran standar pendidikan secara tajam.
o.      Bidang birokrasi dan militer :
                                                               i.      Pelanggaran HAM yang dilakukan oleh tentara Jepang karena menghukum keras orang-orang yang menyimpang/menentang dari Jepang.  

Tak bisa kita pungkiri, kedatangan Jepang ke Indonesia memberikan banyak pengaruh bagi negara
kita. Ingat kemerdekaan ? Mengapa bisa ada kemerdekaan ? Karena ada penjajahan. Jika tidak ada
momen penjajahan, tidak ada momen kemerdekaan. 'Mau merdeka dari apa ?' bahasa singkatnya.
Mengapa kita bisa dijajah ? Karena indonesia memiliki banyak kekayaan alam. Mengapa adabanyak
kekayaan alam di Indonesia ? Karena Allah menghendaki. Jadi, segala sesuatu pasti akan kembali
kepada sang maha kuasa.Ialah awal dari segalanya...

Source :








8 komentar:

  1. Brokk shiiiaaaattttttttTT + dick long jonson + acreckkkkkkkk +- 696969696969

    BalasHapus
  2. Halo ! Disini saya hanya sekedar sharing saja. Menurut saya pribadi, tidak setuju dengan di katakannya dampak positif penjajahan karena kolonialisme yang dilakukan oleh penjajah tetap hal yang kejam dan merugikan bangsa Indonesia. perbuatan yang dilakukan oleh penjajah di atas hanyalah untuk kepentingan mereka sendiri, pada semasa itu rakyat indonesia tidak mendapatkan untung melainkan kerugian yang berlanjut. Rakyat yang dijajah menderita secara fisik dan psikis. Hak-hak mereka direbut secara paksa. Tidak sedikit yang meninggal akibat tuntutan pekerjaan yang tidak manusiawi dan sulitnya memenuhi kebutuhan hidup.

    tapi jika dilihat dari sudut pandang masa kini, kita memang sudah merasakan dampak positifnya karna kita memandang dampak penjajahan dalam waktu yang berbeda. Kita memandang dampak penjajahan setelah Indonesia merdeka yang secara otomatis semua jejak penjajah seperti infrastruktur menjadi milik Indonesia. Apa yang mereka lakukan pada bangsa Indonesia memang meninggalkan rasa sakit dan penderitaan yang mendalam bagi bangsa Indonesia. Tetapi, jika dilihat secara teliti dan objektif penjajahan Belanda juga meninggalkan hal-hal positif bagi bangsa Indonesia yang dapat kita rasakan hingga saat ini. Seperti yang kita ketahui, dulu Indonesia terdiri dari banyak kerajaan yang memiliki kekuasaan dan pemerintahannya sendiri-sendiri. Sifatnya pun juga masih sangat kedaerahan. Dengan adanya penjajah kolonial mendorong rakyat Indonesia untuk bersatu melawan penjajah dan menghilangkan sifat kedaerahan mereka.

    Kita sebagai generasi milenial saat ini tentunya harus sangat berterimakasih dan juga menghargai jasa para pahlawan. Kita juga mempunyai peran penting dalam terus menjaga keutuhan NKRI. Mungkin itu saja, kami ucapkan terimakasih.

    Nama anggota :
    1. Adam Ahmaddin S. (01)
    2. Dita Maharani N. S. P. (10)
    3. Trisya Ulima L. (34)
    XI MIPA 2 - SMAN 1 Pasuruan

    BalasHapus

Recent Post